November 25, 2020
loading

APRESIASI POSITIF DI TEMPAT BEKERJA

Posted by    admin

APRESIASI POSITIF DI TEMPAT BEKERJA

Dalam bekerja, tentunya perhatian dan apresiasi dari tempat bekerja atau dari atasan adalah hal penting. Seluruh karyawan adalah aset dan roda penggerak  utama melalui peran dan fungsinya masing-masing. Kadang kala, karyawan mengambil cara yang kurang tepat untuk dapat memenuhi kebutuhannya dalam memperoleh apresiasi positif dari tempat bekerja. Perilaku yang keliru tersebut justru dapat merusak relasi dengan teman kerja atau bahkan dengan atasan. Lalu bagaimana cara yang elegan, mudah dan praktis untuk dapat memperoleh apresiasi positif dari tempat bekerja? Sejumlah tips berikut ini bisa dijadikan panduan perilaku positif dalam bekerja :

  1. Bersikap asertif, sampaikan ide maupun inovasi dengan cara yang santun, tidak berkesan menggurui dan terbuka terhadap masukan serta ide-ide yang berbeda.
  2. Disiplin waktu  dan menepati janji, baik dalam urusan kehadiran bekerja maupun tenggat penyelesaian pekerjaan.
  3. Inisiatif dan bertanggung jawab, dengan menyampaikan kesediaan untuk menyelesaikan tugas-tugas lain  atau membantu pekerjaan yang belum selesai dengan seijin atasan.
  4. Pendekatan personal yang tulus, menjalin relasi bekerja yang baik dengan sesama rekan bekerja maupun dengan atasan dilandasi oleh intensi positif dan tumbuh dari hati.
  5. Menampilkan perilaku sosial yang “fair play”, memperlakukan setiap orang sesuai porsinya secara “seimbang” tanpa melihat kedudukan, strata sosial maupun jabatan.
  6. Jujur, dan punya kemauan untuk memperbaiki kesalahan. Tidak segan meminta maaf dan mengakui kesalahan.
  7. Berintegritas, mampu menolak mengerjakan tugas di luar kewenangan dan kompetensinya serta bersungguh-sungguh menyelesaiakan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi yang tengah diemban.

Bagaimana individu menyesuaikan diri dengan pekerjaannya serta menemukan hal-hal yang menumbuhkan minatnya dalam bekerja, bisa menjadi sumber semangat dan memberi kontribusi positif pada  aspek subjective well being.

Bekerja sejatinya tentang kebahagiaan, pemenuhan passion, pengembangan personal, membangun kepercayaan dan menebar kebaikan, bukan semata tentang mengejar kedudukan atau target besaran  urusan finansial.

Mengenali diri sendiri (minat, needs, emosi, coping strategy) akan sangat membantu tumbuhnya pemahaman tujuan bekerja, capaian target yang realistis serta sinergi antara kehidupan kerja dan personal life.

Saatnya melakukan refleksi diri dan mengevaluasi kondisi bekerja saat ini, apalagi jika pekerjaan justru menjadi sumber distress. Kunjungi professional helper untuk membantu mengatasi hal tersebut.

Selamat Bekerja

Miranty Novia Wardhani, S.Psi

RS Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor

  • Share to :